Hujan di sepanjang #grebegsuro2016

Hujan salah musim
Hujan salah musim

Setelah diguyur hujan deras, kawasan aloon-aloon Ponorogo pun menjadi sepi. Ratusan penonton Festival Nasional Reyog Ponorogo XXIII mencari perlindungan berteduh. Mulai ibu-ibu sampai anak kecil pun berhamburan menuju panggung utama, dimana hanya tempat itulah yang diberikan tempat teduh. Aktifitas sound, multimedia dan seluruh pengrawit reyog terpaksa istrirahat sejenak hingga hujan reda. Kebetulan saat itu saya sedang berada satu tempat dengan salah satu tim multimedia, dimana disitu dia mengendalikan kamera canggih yang mungkin harganya puluhan juta. Dia kebingungan harus bagaimana, seperti belum lama menguasai alat tersebut. Saya pun memberikan usulan untuk melepas kamera dari tripod lalu membawa ke tempat teduh, dengan menggunakan payung saya berlari ke timur panggung membawa kamera video itu. Pikiran saya, waktu itu adalah semua alat-alat harus diselamatkan dari air. Mengingat alat elektronik sangat peka dan cepat rusak jika terkena air. Urusan badan basah atau kesehatan, nanti dulu aja.
Setelah semua peralatan terselamatkan, saya teringat salah satu tim Ponorogo Berbenah, sedang menyelamatkan perangkat komputernya. Ya, dia membawa perangkat PC lengkap. Karena dihari sebelumnya, perangkat laptop kami mengalami kendala dalam proses siaran langsung via youtube. Beragam cara pun ditempuh agar dapat kembali dapat siaran langsung. Namun usaha kami tersebut belum berhasil, sampai akhirnya kami fokus ke siaran melalui Facebook fanspage Ponorogo Komunitas Online.
Hingga pukul 00.00 WIB hujan tak kunjung reda. Saya melihat sudah banyak pengunjung yang mulai meninggalkan aloon-aloon. Nampak jelas wajah-wajah para peserta Festival di belakang panggung dengan wajah sayu dan putus asa, menanti hujan yang tak kunjung reda. Alhasil, empat grup reyog yang rencananya dapat pentas hari itu diundur hingga esokan harinya. Dalam pagelaran Grebeg Suro 2016 ini, hujan terus menemani aktifitas masyarakat Ponorogo. Saat pembukaan pun, hujan menyambut tamu undangan yang salah satunya adalah Menteri Desa. Hingga pada kirab pusaka, hujan tak lepas dari serangkaian acara Grebeg Suro 2016 ini. Cuaca sedang tidak bersahabat. Salah mongso…
#grebegsuro2016 #ponorogoduwegawe

hujan-di-grebegsuro2016-6
Kondisi Stand Pameran Grebeg Suro 2016 yang kebanjiran
hujan-di-grebegsuro2016-5
Kondisi Stand Pameran Grebeg Suro 2016 yang kebanjiran
hujan-di-grebegsuro2016-4
Semua penonton mencari perlindungan dari hujan deras malam itu
hujan-di-grebegsuro2016-3
Tempat duduk penonton pun kosong tak berpenghuni
hujan-di-grebegsuro2016-2
Panggung menjadi Festival Nasional Penonton 🙂

2 Replies to “Hujan di sepanjang #grebegsuro2016”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *