Sugeng Ambalwarsa KOTAREYOG.COM

screenshoot-kotareyogTanpa terasa Komunitas Blogger Ponorogo ini telah berdiri selama 8 tahun. Masih segar di ingatan ketika 8 tahun lalu beberapa pemuda kreatif Ponorogo berkumpul di SMPN 1 Jetis untuk mendeklarasikan berdirinya KOTAREYOG.COM. Saya yang waktu itu sudah tinggal di Surabaya sengaja datang ke Ponorogo, turut hadir untuk memberikan dukungan atas semangat anak muda ini.

Selama 8 tahun ini berbagai kegiatan telah dilaksanakan. Misalnya workshop, seminar, peringatan ulang tahun, dolan bareng, bakti sosial dan sebagainya.

Waktu 8 tahun bukanlah waktu yang sebentar. Anak muda yang dulunya masih sekolah dan kuliah, sekarang telah lulus, dan beberapa telah berkeluarga. Kesibukan mulai meningkat karena tanggungjawab mulai membesar. Waktu dan pikiran yang tercurah untuk komunitas inipun mulai berkurang.

launching korateyog

Bisa dilihat dari jumlah artikel yang terbit selama tahun 2016 ini. Sudah bulan Agustus tapi baru ada 5 artikel baru. Padahal anggota komunitas ini puluhan. Jika masing-masing menulis sebuah artikel saja, harusnya ada puluhan artikel setiap bulannya. Tapi apa boleh buat, menulis artikel tidak bisa dipaksa. Apalagi trend mulai bergeser dari blog ke YouTube.

Sugeng ambalwarsa KOTAREYOG.COM-ku. Hari ini domain ini telah saya hidupkan kembali setelah sebelumnya expired beberapa hari. Memang sengaja tidak saya perpanjang dulu untuk melihat reaksi kawan-kawan Ponorogo. Ternyata ada beberapa yang menanyakan. Tidak banyak, tapi setidaknya sudah ada yang masih perhatian. Itu cukup untuk menghidupkan kembali ruh komunitas ini.

Di ambalwarsa yang ke-8 ini saya mengajak segenap BLOGGER PONOROGO untuk mengingat kembali angan-angan kita waktu itu tentang KOTAREYOG.COM yang selain sebagai komunitas blogger juga hendak kita jadikan PORTAL INFORMASI PONOROGO.

Jika masih setuju dengan angan-angan kita waktu itu, ayo kita hidupkan lagi komunitas ini. Setidaknya ada 3 hal yang perlu kita lakukan untuk menghidupkan kembali komunitas ini.

  1. memperbarui tampilan blog / website ini supaya lebih fresh dan responsive
  2. mulai menulis lagi artikel, bisa berita, bisa opini, atau apa saja yang bisa ditulis
  3. mulai merekrut generasi penerus

Yang jelas semuanya harus diawali dengan SEMANGAT! Ayo Cah!

Urban Culture Soundsation #3 Featuring Revenge The Fate

UCS #3 Featuring Revenge The Fate

Camp Music Progress kembali menyelenggarakan Urban Culture Soundsation ke-3. Konser musik akbar ponorogo ini akan menghadirkan salah satu pelopor genre Deathcore di Indonesia asal Kota kembang Bandung, Revenge The Fate. Dan turut pula dimeriahkan oleh Band Chord (UKM Musik CAMP UMP), band dari UKM Musik UMY, Martina dan masih banyak band-band indie lainnya.

Agenda tahunan UKM Musik Universitas Muhammadiyah Ponorogo ini akan diselenggarakan hari Sabtu, 21 Maret 2015 di Gedung Kesenian Ponorogo.

Tiket UCS#3 feat Revenge The Fate mulai bisa dipesan dipesan mulai hari ini.
Presale : Rp 20.000,-
On The Spot : Rp 25.000,-
Harga sewaktu waktu bisa berubah selama persediaan masih ada.

Tiket box :
– Sekretariat CAMP jl. Budi Utomo 10 Ponorogo
– CP 085735955699

Melirik Malaysia rasa Ponorogo

Konflik antara negara republik dan kerajaan sudah usai, meskipun negeri jiran selalu mencipta ulah memancing geram masyarakat indonesia.

namun bagaimana pun juga, haruslah kita akui tentang adanya komunitas jawa panaragan di malaysia. menurut pengakuan data dari media malaysia, mereka hijrah pada tahun 1920an, sedangkan versi kerajaan pada tahun 1800an. mana yang benar?

nenek moyang jawa panaragan malaysia mewariskan persembahan tarian barongan, memang lazimnya pada kala penjajahan belanda, reyog lebih dikenal dengan nama barongan diambil dari tokoh singo barong. meragukan?

masyarakat jawa panaragan lebih lincah daripada jawa-jawa lain dalam pengembangan kesenian. seperti wayang kulit, barongan, kuda kepang, pencak silat mahupun kompang. setelah di teliti, daerah indonesia, kesenian dengan rebana yang menggunakan nama kompang hanyalah ponorogo, mungkin yang tahu hanyalah orang-orang yang terlahir di era awal kepimpinan bapak soeharto. seni kompang sendiri masih terus di lestarikan oleh keturunan jawa panaragan di malaysia .

meskipun selama ini barongan atau reyok lazimnya selalu mempersembahkan alur cerita reyok seri pemberontakan Demang Surya Alam lengkap dengan persembahan Obyok, dimana tiga tokoh seperti kuda kepang, bujang ganong, dan barongan saat berperang dimenangkan oleh kubu ganongan dengan pusaka pecut sadlan. sedangakn seri bantarangin baru ada semenjak pertikaian indonesia-malaysia.

namun terdapat kejanggalan pada persembahan barongan, seperti

– tidak ada tokoh mahupun catatan warok dan amalan gemblak.

– seniman barongan dan kerajaan malaysia tidak pernah tahu bahwa barongan mengandung unsur islami yang di cipta oleh ulama sekaligus bupati pertama di ponorogo. dan selalu berpandangan merupakan persembahan warisan hindu, maka dari itu kerajaan malaysia mencipta alur cerita seri nabi sulaiman.

-penari jathil perempuan berjilbab

, kalaupun sudah lama betul, harusnya diperankan seorang remaja putra.

klub barongan malaysia
klub barongan malaysia

sedangkan pada muzik, lazimnya pada pakem reyok meski tanpa selompret. namun, ada yang membuktikan bahwa reyok di? lestarikan oleh TKI paska Indonesia meluncurkan ensiklopedia nasional indonesia pada tahun 1990an.

Angklung di malaysia sendiri pun juga berasalkan daripada perangkat muzik gamelan reyok. lalu seniman barongan diberilah pelatihan membuat angklung bernada, namun hasilnya tak sesuai hasil yang cemerlang, seniman barongan ini mengimpor bibit bambu madiun inilah awal dari jaya angklung malaysia yang bernada cemerlang, dimana selalu di pesan oleh sekolah elite china malaysia.

peninggalan jawa panaragan di malaysia:

1. Barongan atau Reyok 2. Kuda kepang 3. Pencak Silat 4. Kompang 5. wayang kulit 6. Angklung. bahkan jawa panaragan mengamalkan nama khas ponorogo pada perkumpulan klub budayanya seperti: singa barong, putra menggala. menteri malaysia juga ada yang keturunan jawa panaraga pula.

Kotareyog Hadir di Blogger Nusantara 2013 #BN2013 Istimewa!

Blogger Nusantara merupakan acara tahunan yang digelar di berbagai kota di Indonesia. Tahun ini, #BN2013 diselenggarakan di NGAYOGJOKARTO alias Jogja. Tak ketinggalan, kami para Blogger Warok turut meramaikan acara ini.

Anggota yang hadir: @roniemedia (PAK KETUWA), @rezasaputraid (PAK KETUWA DONGKOL), @noersam, @dafhy, @njowotenan, @jidat, @riffrizz, @yudanfahmie, @gofurwae, @muzyanur, @an_mb, @warnet, @gusrohman, @depidprasetyo, @andykairfana, de el el

yang belum tercantum, hubungi PAK KETUWA, suruh nambahkan 😀

Rombongan utama berangkat dari Ponorogo menaiki BUS UMUM, sementara anggota lain datang dari Kota tinggalnya masing-masing dengan caranya masing-masing 😀 .

Kotareyog at #BN2013
Beberapa anggota Kotareyog foto bersama komunitas blogger lain

Hari pertama, Sabtu 30 November 2013, Rombongan utama datang ke lokasi acara yang dipindahkan dari Keraton Jogja ke Jogloabang. JACKPOT! Kami datang terlalu pagi, dan sebagai blogger yang baik, Kotareyog ikut membantu panitia dalam mempersiapkan acara.

Tahukah kalian? Sebagian anggota komunitas Blogger Warok (Kotareyog) turut menjadi sukarlawan penata kursi di Jogloabang

Acarapun dimulai, seminar dengan pembicara-pembicara terbaik digelar didepan Jogloabang yang keren itu. Tak lupa, kita turut memeriahkan kontes di Twitter dengan beberapa hashtag khusus yang telah disiapkan panitia dan sponsor acara.

Acara utama di hari pertama yang diselingi hiburan-hiburan tradisional menarik telah usai. Karena panitia #BN2013 ini baik, mereka menyediakan transportasi bagi para peserta yang ini jalan-jalan ke nol kilometer jogja. Kesempatan ini tak kami sia-siakan.

Lelah berkeliling kota jogja, sesuai pengumuman dari panitia, kami telah berada di lokasi penjemputan tepat pukul 9 malam. Ya walaupun agak apes, harus mendapat jemputan setelah kurang lebih 2 jam menunggu. Dari sini, kami diantar ke sebuah desa wisata tempatnya bule-bule homestay yang dikenal dengan nama desa #TEMBI . Disinilah kami menginap, di rumah nomer 40 dengan tuan rumah lelaki tua ramah, yang melayani kami dengan bantal-bantal empuk, 5 kamar mandi, dan yang terpenting adalah dua kaleng emping #TEMBI ghurih.

Tahukah kalian? Hashtag #TEMBI masih ramai digunakan anggota Blogger Warok selang beberapa hari setelah acara #BN 2013

Hari kedua, Minggu 1 Desember 2013. Pagi-pagi, beberapa dari kami telah bersiap untuk rentetan acara #BN2013 selanjutnya. Namun ada juga beberapa anggota yang dengan sangat terpaksa dan menyesal harus MBOLOS karena beberapa pertimbangan 😀 . Hari kedua ini banyak acara outdoor menarik yang digelar di #TEMBI.

Kotareyog at #TEMBI
Kotareyog at #TEMBI

Kotareyog juga menyumbang sedikit coret-coretan di banner besar yang disiapkan panitia. Blogger Nusantara! Istimewa!

Kemeriahan Festival Ponorogo Sejuta Buku 2013

Kemeriahan Festival Ponorogo Sejuta Buku 2013
Kemeriahan Festival Ponorogo Sejuta Buku 2013

Festival Ponorogo Sejuta Buku 2013 di meriahkan oleh Ahmad Zetyos dan beberapa bend lokal yang ada di Ponorogo. Alunan musik dan kenarsisan Ahmad Zetyos menghibur para pengunjung dari luar Gedung Apollo. Namun kemeriahan bukan hanya terjadi di luar gedung, di dalam Gedung pun sangat ramai oleh para pengunjung yang sedang berburu buku incaran mereka.

Buku Murah Festival Ponorogo Sejuta Buku 2013Kelengkapan buku dan Harga yang murah juga menjadi daya tarik tersendiri buat para penggemar buku, Bahkan 200 penerbit nasional telah ikut berpartisipasi dalam even ini. Dalam?Festival Ponorogo Sejuta Buku 2013?bukan hanya menyajikan Novel tapi juga menyajikan buku – buku yang berbau Pendidikan, Agama, Teknologi dan masih banyak lainnya.

Festival Ponorogo Sejuta Buku 2013?sendiri merupakan salah satu wujud kepedulian tim?3G Production?dalam meningkatkan minat baca di bumi ponorogo. Sehingga secara tidak langsung membantu mencerdaskan masyarakat Ponorogo.

Festival Ponorogo Sejuta Buku 2013 juga bertepatan dengan HUT Kota Ponorogo dan Hari Kesaktian Pancasila, sehingga dalam even ini di ambil sebuah tema “?Gerakan Pancasila Membaca?“. Dengan tema ini diharapkan masyarakat akan tertarik sehingga pesan dalam memperjuangkan gerakan gemar membaca akan sampai kepada masyarakat.

festival ponorogo sejuta buku 2013
Festival Ponorogo Sejuta Buku 2013

Lomba Blog Nekad Traveler TelkomFlash

Salam semangat untuk seluruh rekan-rekan blogger ponorogo dan Indonesia. Mimin mau berbagi info sedikit tentang ?Travelling?, ada yang hobi travelling diantara kalian? Berarti tulisan ini cocok untuk kalian temans.

Pernah melihat tayangan iklan di televisi yang menggemborkan travelling tanpa modal uang namun hanya bermodalkan smart phone dan quota data sebesar 180 GB? Inilah nekad traveler sebuah program dari TelkomFlash yang memberi tantangan kepada pelanggan TelkomFlash terpilih untuk melakukan perjalanan ke suatu tempat tanpa uang sepeserpun, namun hanya bermodalkan smartphone dan kuota data sebesar 180 GB.

Program ini diwakili oleh Abdul Gofar seorang penyiar dari radio ternama, blogger dan selebriti twitter dan Nila Tanzil seorang traveler, scuba diver, blogger dan founder Taman Bacaan Pelangi dan peraih “The Kartini Next Generation 2013”.

Rute yang akan mereka tempuh sebagai traveler yaitu Jakarta menuju Pulau Komodo dalam waktu 30 hari (mulai tanggal 30 Juni 2013 sampai dengan 30 Juli 2013), dengan hanya bermodalkan smartphone dan dilengkapi kuota data dari TelkomFlash sebesar 180 GB.

Tujuan dari program ini diantaranya untuk membuktikan bahwa jaringan 3G Telkomsel lebih cepat dan lebih memberikan kenyamanan dimanapun hingga ke pelosok Tanah Air. Selain itu program ini juga ingin menanamkan nilai bahwa hubungan sosial, baik melalui internet maupun interaksi langsung lebih penting dibandingkan dengan materi (uang). Hubungan antar manusia yang dijalin dengan baik akan langgeng sampai kapanpun dimanapun berada.

Ketentuan lainnya yang harus dipatuhi oleh Nekad Traveler yaitu, uang, kartu kredit, serta debit ATM, sama sekali tidak diperbolehkan untuk dibawa oleh traveler selama perjalanan. Selanjutnya traveler harus menggunakan paket data Telkomsel Flash yang dimilikinya dengan berbagai cara untuk bisa bertahan selama di perjalanan, baik itu untuk memenuhi kebutuhan dasarnya, seperti akomodasi dan tempat tinggal sementara, juga agar mereka bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Punya pengalaman travelling nekat seperti mereka? Nah, inilah kesempatan kalian untuk bercerita tentang ?Hal ternekat yang pernah dilakukan pada saat travelling? lewat blog kalian masing-masing. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengikuti kompetisi ini adalah :

  1. Buat Artikel dengan tema: Hal ternekat yang pernah dilakukan pada saat travelling
  2. Daftarkan Link tulisan blog kamu pada web Nekad Traveler http://internet.telkomsel.com/nekadtraveler/blog dan diharapkan link tulisan tersebut bisa dishare ke socmed (twitter), jangan lupa untuk mention @telkomselflash dan menggunakan hastag #NekadTraveler
  3. Tulisan yang diikut sertakan bisa lebih dari 1 (satu) Artikel Blog.
  4. Info lengkap untuk syarat dan ketentuan dapat dilihat pada link http://internet.telkomsel.com/nekadtraveler/terms/blog?
  5. Akan ada 3 pemenang, dengan hadiah iPhone5, S4 dan Galaxy Camera

Seperti yang pernah dilakukan oleh kawan-kawan blogger warok dahulu. Selesai acara Blog Goes to School sekaligus meresmikan bedirinya komunitas kotareyog di SMPN 1 Jetis tanggal 16 Agustus 2008, bukannya beristirahat selepas acara namun malah melanjutkan perjalanan mendaki ke puncak gunung lawu. Pukul 20.00 WIB rombongan yang terdiri dari Noersyam, Dafhy, Eko, Unting, Iephe, dan Rosi baru berangkat dari Ponorogo dan tiba di Pos Pendakian Cemoro Sewu tepat pukul 22.00 WIB. Udara dingin yang menembus kulit tidak mematahkan semangat, ekspedisi Lawu tetap dilakukan. Pos 1 clear, pos 2 clear, dalam perjalanan menuju pos 3 beberapa teman blogger cewek ( Mbak Rosi dan Mbak Iphe) sudah tidak kuat lagi untuk meneruskan perjalanan. Akhirnya rombongan kotareyog memutuskan untuk beristirahat di Pos 3 hingga pagi hari.

Mentari menampakkan sinarnya yang indah menawan. Walaupun masih di Pos 3, udara dingin masih sangat terasa. Niat untuk melanjutkan perjalanan, namun kondisi kedua blogger cewek sepertinya tidak sanggup lagi untuk melanjutkan perjalanan. Akhirnya pendakian tetap dilanjutkan oleh Mas Dafhy, Mas Eko, dan Mas Noersyam. Sedangkan Mas Unting mendampingi Mbak Rosi dan Mbak Iphe kembali menuju pos pendakian Gunung Lawu.

Perjalanan yang begitu melelahkan, namun menyimpan banyak kenangan.?Bagaimana? Tertarik bukan. Bercerita dan mendokumentasikan pengalaman hebat di blog, untung-untung menjadi pemenang dalam kontes ini. Teman-teman patut untuk mencobanya.